Taman Nasional Bukit Tiga Puluh

Sebagai kawasan konservasi dengan luas kira - kira 126.000 ha, Taman Nasional Bukit Tiga Puluh memiliki kekayaan alam hayati. dan masyarakat suku Talang Mamak dengan pengetahuan merka mengenai pemanfaatan berbagai sumber daya hutan.

 

Kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh adalah hutan hujan tropis dataran rendah yang merupakan kawasan peralihan antara hutan rawa dan hutan hujan pegunungan. Kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh memiliki keanekaragaman flora dan fauna, bahkan beberapa jenis fauna merupakan species endemik, dilindungi dan langka seperti Harimau, Tapir, Burung Rangkong, Beruang, Hingga Macan Dahan.

 

Sedangkan Keanekaragaman flora di dalamnya seperti Bunga Bangkai Raflessia Hassetii, Anggrek, Kayu Gaharu, adalah beberapa flora unggulan yang jarang ditemui di daerah lain.

 

Taman Nasional Bukit Tiga Puluh Juga dihuni Suku asli Talang Mamak yang merupakan masyarakat tradisional pedalaman yang hidup bergantung pada alam dan memiliki adat dan budaya yang unik dan menarik. selain suku Talang Mamak, Kawasan ini juga dihuni oleh Suku Melayu Tua dan Suku Kubu yang umumnya memiliki pola hidup yang sama, namun berbeda dalam hal adat istiadat.

 

Masih dikawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh, akan dapat kita jumpai beberapa lokasi wisata, seperti air terjun Granit, Air Terjun Sultan Limpayang, Goa Pintu Tujuh dan Air Terjun Papunawan. dengan panorama alam nan sejuk dan indah, keberadaan lokasi wisata alam ini cukup menarik, dilindungi, terutama bagi mereka yang ingin menikmati keindahan alami.